UPT Perpustakaan Instiper Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • LOGIN PUSTAKAWAN
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perbanyakan Vegetatif dan Penanaman Waru (Hibiscus tiliaceus) untuk Kerajinan dan Obat

Perbanyakan Vegetatif dan Penanaman Waru (Hibiscus tiliaceus) untuk Kerajinan dan Obat

RAJAH ZAZULI MASTIN/14379 - Nama Orang; FAQIH NUR ANWAR/14106 - Nama Orang;

Benih suatu pohon merupakan hasil penyerbukan dari pohon-pohon lain sejenis yang berada di sekitarnya, sehingga keturunan yang akan diperoleh tersebut kecil peluangnya untuk memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya. Jika pohon-pohon di sekitar merupakan pohon berkualitas baik, maka peluang menghasilkan keturunan yang baik bisa muncul, namun juga sebaliknya jika pohon di sekitar adalah pohon-pohon jelek, maka peluang keturunan yang bersifat jelek juga bisa muncul. Oleh sebab itu pembuatan bibit dari benih memiliki kelemahan dalam hal mengontrol penyerbukan dari pohon lain.Agar diperoleh keturunan yang mirip dengan pohon induk, maka perlu dilakukan pembibitan secara vegetatif atau dalam hal ini membuat klon dari individu tanaman dengan karakter yang diinginkan persis sama dengan induknya. Di samping itu, pembiakan vegetatif terutama cangkok dan setek pada dasarnya membuat tanaman dari bagian vegetatif pohon induknya yang sudah dewasa, maka tanaman baru yang dibuat juga mampu berproduksi (misalnya buah) dalam jangka waktu yang lebih cepat. Beberapa teknik pembibitan vegetatif yang telah dikenal luas antara lain : setek, okulasi, sambung, dan cangkok. Selain itu pembiakan vegetatif merupakan alternatif regenerasi bagi tanaman yang sulit diperbanyak dengan biji, seperti halnya waru. Benih Waru agak sulit didapat karena buahnya banyak yang rusak akibat diserang ulat. Jika memperoleh benih, hasilnya juga tidak memuaskan, karena setelah ditabur benihnya banyak yang tidak tumbuh. Oleh karenanya penulisan buku ini ditekankan pada keberhasil tumbuh dari teknik vegetatif yang mampu menghasilkan tanaman baru yang lebih tinggi keberhasilannya dari pada teknik generatif.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Malang : Prentice Hall Gardening., 2014
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-493-729-7
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan Pertama
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPT Perpustakaan Instiper Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Website ini berisi katalog buku tercetak maupun ebook koleksi perpustakaan INSTIPER Yogyakarta

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik